AKU

Sepuluh tahun lalu…

Wajah luguku diusia 8 tahun

Badan kekar ayahku yang tak tertandingi

Wajah ayu ibuku yang takkan pernah tersaingi

 

Canda tawaku dengan bocah ingusan lainnya

Jeweran ibu guru yang masih Ku ingat

Karena tak patuh pada aturan…

Tapi, betapa bahagia Aku saat itu

Karena tak setetespun air mata yang basahi pipi…

Ayah ibuku tak pernah kekurangan

Hidup berkecukupan

Rumahpun dapat terenovasi.

 

Kini…

Wajah luguku berubah jadi dungu!

Badan kekar ayahku mulai melemah

Wajah ayu ibuku mulai keriput

Karena mengurusi Aku dan anak-anak yang lain

Mengurusi Kami yang terlalu banyak menuntut

Banyak keluhan dan bentakkan yang menyesakkan dada mereka

 

Kini…

Hidupku penuh dengan deraian air mata

Tak ada lagi canda tawa…

Yang ada hanya kemurungan dan kesendirian

 

 

Ternyata…

Jalan hidupku tak sejalan dengan jalan pikirku

Citaku yang Ku pikir di depan mata,ternysts masih di seberang lautan samudera sana

 

Tapi…

Sejauh apapun jarak Aku dan citaku,

Sesukar apapun halangan rintangan yang menghadang,

Aku takkan pernah berhenti!

Citaku adalah hutang yang harus Ku bayar

Dengan cara meraihnya!

 

Aku harus meneruskan cita-cita ayah dan ibuku!

Aku adalah orang yang Allah Ciptakan dengan keberanian dan kekuatan

Aku akan balas pengorbanan ayan dan ibuku

Dengan seluruh kekuatan yang Aku punya…

 

14 April 2010

About ANGGREQ'S BLOG

Anggraeni Qoriah | UNSIKA |KARAWANG

Posted on Mei 18, 2012, in Uncategorized. Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: